|
reagantobing Sekilas Tehnik cetak dan perkembangannya Pada dasarnya, cetakan adalah hasil karya menggunakan bahan tinta di atas kertas atau media lainnya. Berbagai tehnik cetak muncul sepanjang sejarah, namun empat tehnik cetak utama yang terkenal adalah woodcut, etsa, litografi dan screenprint (sablon). Dari keempat tehnik tersebut, yang paling tua adalah woodcut atau cukil kayu. Berikut sekilas penjelasan istilah dalam perkembangan teknologi cetak dari dulu hingga sekarang. Woodcut Muncul pertama kali di cina pada abad 9 untuk mencetak desain di atas kain dan kartu mainan, baru kemudian menyebar ke eropa sekitar abad ke 15 dan satu abad kemudian menjadi suatu bentuk seni yang penting, antara lain lewat karya Albrecht Durer dan seniman eropa lainnya. Akhir abad ke-19 dan awal abad 20, tehnik woodcut mengalami kebangkitan besar. Salah satu karya pada masa itu adalah phropet berukuran 32,1 cm x 22,2 cm karya Emil Nolde (1912). etsa Adalah salah satu dari tehnik cetak intaglio (jenis intaglio lainnya adalah engraving, drypoint, mezzotin dan aquatint). Tehnik etsa ditemukan pada awal abad 16 setelah adanya penemuan bahwa asam bisa digunakan untuk menampilkan ukiran diatas pelat metal. Rembrant van Rijn, Fransisco Goya dan Pablo Picasso merupakan beberapa seniman yang pernah menggunakan tehnik ini untuk menciptakan karya seni terpenting mereka. screenprint Adalah salah satu bentuk cetak stensil. Selama tahun 1930-an sejumlah seniman Amerika mulai membuat karya seni dengan tehnik screenprint dan pada akhir dekade itu juga digunakan kata "serigraf" untuk membedakan hasil karya screenprint dari karya seni komersial lainnya. Selama dekade 1960-an teknik screenprint meledak, terutama berkat gerakan aliran seniman pop seperti Andi Warhol. litografi Ditemukan pada tahun 1798 oleh seorang aktor dan penulis berkebangsaan Jerman Aloys Senefelder. Tehnik ini mendapat perhatian besar pada tahun 1890-an setelah Pierre Bonnard, Henri de Toulouse-Lautrec dan seniman lainnya menciptakan cetak warna. Litografi merupakan tehnik yang mendasari cetak offset. Buku dan Koran yang ada pada saat ini dicetak menggunakan teknik cetak offset litografi. Teknik cetak lainnya yang juga biasa dipakai yaitu fleksografi, relief print (umumnya digunakan untuk pembuatan catalog), screen printing, rotogravir, inkjet, hot wax dye transfer dan cetak laser. |
| Leave a Comment: |